DIY Spindle Box Dari Gelas Plastik

Assalamualaikum..

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Aku mau berbagi cerita tentang pembuatan #montessoriinspired Spindle Box. Sebelum akhirnya memutuskan untuk membuat yang versi ini, aku kepingin membuat seperti yang ada di buku Montessori di Rumah Kegiatan Matematika. Setelah kucoba ternyata karton gulungan tisu milikku kurang kokoh. Ketika dimasukkan satu sedotan plastik masik berdiri. Namun saat sedotannya bertambah banyak jadi doyong dan akhirnya jatuh. Setelah cari-cari contoh lainnya di internet malah akhirnya bingung sendiri hehehe.. Akhirnya aku memutuskan untuk bertanya di WAG kelas BunSay.

Benar saja.. Tanggapan dari teman-teman yang sudah pernah membuat Spindle Box menghasilkan gambaran berbagai bahan yang lebih cocok. Diantaranya ada yang memberikan ide untuk menggunakan botol air mineral plastik, gelas minum plastik, kardus bekas, stik es krim, tusuk sate, sumpit, kayu dowel, pipe cleaner, ranting, lego dan stik permen. Terima kasih teman-teman!

Tips penting dari mba Febby yang aku dapatkan adalah sebaiknya untuk batang-batangnya menggunakan bahan yang satu warna. Hal ini supaya anak tetap fokus berhitung bukan mengenal warna.

Kebetulan semua bahan yang kugunakan sudah tersedia di rumah. Untuk teman-teman yang di Jerman bisa mencari di Tedi, toko 1€, Rossmann, DM atau supermarket lokal. Langsung saja ya berikut bahan-bahan yang aku gunakan:

  1. 11 Gelas plastik.
  2. Stiker timbul angka warna-warni.
  3. 55 Tusuk sate.

Untuk membuatnya aku melibatkan anak kecil sekalian melatih motorik halus dan konsentrasi. Bocil menempelkan stiker timbul ke gelas plastik. Oiya tusuk satenya aku biarkan saja seperti itu mumpung anakku sudah besar.

Jadinya seperti ini.. Rencananya belum mau dimainkan tapiiii anakku langsung tidak sabar memainkannya hihihi.. Dia sendiri yang menyusun gelas di atas alas kerja. Harusnya dari kiri ke kanan dan atas ke bawah ya susunannya. Ini anaknya keburu main dan tidak mau diintervensi hmpfff.. Ketika ditanya kenapa 5 di belakang 4 bukan di belakang 0, jawabannya habis 4 itu 4 bukan 9. Hoo.. baiklah.. Si Bunda hanya memberi tahu bagaimana cara memasukkan tusuk satenya, sambil bilang satu, dua dst.

Anaknya bahkan protes minta dibikinkan gelas angka 10. Berhubung angka 1 habis, anaknya keidean sendiri menggunakan huruf L yang dibalik hihihi… MasyaAllah ya naak!

Yukk main bersama anak!

Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang membaca ya 🙂

-ameliasusilo-