Wassergewöhnung

Aku ingin anakku tidak takut air dan bisa berenang. Masih teringat ketika aku kecil, mandi, keramas dan berenang adalah tiga kegiatan yang menakutkan. Sejak hamil aku sudah mulai mencari tempat berenang atau bermain air untuk bayi sebagai usaha agar bocil tidak sama seperti bundanya. Kami beruntung sebab di Hannover terdapat berbagai tempat yang menawarkan kegiatan ini.


Dari hasil pencarian di internet berikut ini lokasinya:

  1. MHH
  2. AWO
  3. Wasserflöhe
  4. Schwimmschule Froschkönig
  5. Aqualaatzium
  6. Wassermeloni

Kriteria pemilihan tempat tentunya adalah murah, lokasinya masih zona 1 dan waktu kursusnya bisa cocok dengan waktu Ayah. Kenapa? Dari segi kualitas kami yakin disemua tempat hampir sama karena Jerman strict untuk urusan yang satu ini. Oleh karena itu kami berpikir untuk apa memilih yang mahal jika yang murah pun kualitasnya setara. Lalu pemilihan zona 1 sebab jarak tempuh dari rumah lebih dekat dan kami tidak perlu beli tiket lagi. Terakhir, harus sesuai waktu tuan besar agar Danesh bisa ditemani ayahnya.


Alasan yang terakhir juga karena motivasi supaya ada kontak yang lebih antara ayah dan anak. Aktivitas yang kucari untuk bocil lumayan banyak dan semuanya dilakukan bersamaku. Nah, khusus berenang pengecualian. Lagipula aku juga ingin ayahnya nyemplung supaya olah raga dikit gituu 😉

Kolam berenang AWO di Stadtteil Linden seperti halnya kebanyakan kolam berenang disini, indoor. Yang berbeda adalah suhu ruangannya.. Hangat cenderung panas. Dan air kolamnya pun dibuat nyaman untuk bayi. Jadi buat yang nunggu berenang bisa bikin keringetan hihihi

Untuk kelas bayi, usia yang diijinkan adalah 4 bulan. Kelas pertama D adalah 4 bulan – 1 tahun. Durasinya 30 menit, trainernya ibu-ibu dan setiap bayi wajib didampingi satu dewasa. Di awal dan diakhir sesi bernyanyi. Lalu, bayi-bayi dikondisikan seolah-olah mengapung tentunya sambil dipegangi orang tuanya. Biasanya badan atau kepalanya disiram air dari tempat yang untuk menyiram tanaman. Untuk yang diatas 6 bulan boleh menyelam selama beberapa detik. Selebihnya bermain.

Oh ya, selain kelas bayi kami juga pernah ikut kelas anak 1-2 tahun. Kegiatannya sama namun durasinya lebih lama, 45 menit.

Ruang gantinya tidak terlalu besar. Ada yang basah dan kering. Biasanya kami hanya bilas. Ayahnya ganti baju, aku ke tempat yang kering urus bocil. Malas kalau harus mandi dulu, keburu cranky anaknya karena lapar. Biasanya di rumah baru mandi.

Aku puas dan tidak pernah ada complain sih sejauh ini. Hanya hati-hati jika sedang menggantikan baju di ruang ganti kering hihihi suka dapet bonus ada orang tua yang ikut ganti baju hihihi. Kadang risih sih, merekanya juga risih kelihatan. Tapi bagaimana lagi, kebanyakan bule-bule ini datang hanya berdua anaknya. Kan tidak mungkin bayi atau anaknya yang masih kecil ditinggal sendirian.

Contoh lagu yang dinyanyikan dalam lingkaran sambil jalan berputar:

Hallo hallo wie schön dass du da bist. Hallo hallo wir freuen uns so sehr.. (Nama bayi) ist da (nama bayi) ist da shi la la la shi la la la

Ich bin ein Kangaroo.. Ich hüpfe immer immer zu.. so hoch ich kann so hoch ich kann.. Ich bin ein Kangaroo.. Ich hüpfe immer immer zu.. so weit ich kann so weit ich kann.. Ich bin ein Kangaroo.. Ich hüpfe immer immer zu.. so schnell ich kann so schnell ich kann.. 

Alle Leut alle leut gehen jetzt nach Hause Alle Leut alle leut gehen jetzt nach Hause.. Große Leit kleine Leut dicke Leit dunne Leut.. Alle Leut alle leut gehen jetzt nach Hause.. Tschüss auf Wiedersehen 

Udah lama bocah absen berenang. Bundanya kuliah, ayahnya mana mau berduaan seperti bapak bule. Oh ya, aku salut loh sama orang sini. Proses ganti baju itukan kadang sirkus ya mau bayi atau anak kecil. Ini bapak-bapak santai datang berduaan sama anaknya.


Tahun depan mudah-mudahan kami bisa atur waktu lagi untuk Danesh berenang. Kepingin coba lokasi lainnya.

Bagaimanakah pengalaman teman-teman bersama si kecil?

-ameliasusilo-

Advertisements

8 Comments Add yours

  1. fanyrizki says:

    iiiiiih mia.. Seruu ya berenang ama bocah. Alif vakum dari april, hari ini baru berenang lagi dan PR mulai dari nol lagi kenalan ama air huhuuu

    Pengen bikin blog jg deh. Cerita pengalaman alif sih terutama. Siapa tau berguna utk org yg punya kasus serupa tp gak tau harus ngapain.. Ada masukan gak gimana nulisnya hahahhaa *pertanyaan macam apa ini?*

    1. ameliasusilo says:

      Naaaahhh ini juga yg gw takutin. Si bocah bakalan takut air, soalnya sekarang kalo mandi shower maunya dipeluk jadilah gw atau bapaknya ikut mandi hihihi..

      Iya Fan bikin blog aja terus tulis tentang pengalaman sehari-hari. Awalnya gw bikin blog buat sharing hamil, melahirkan dan kegiatan anak disini. Soalnya kalau gw ada pertanyaan dan cari di internet jarang yang bahasa indonesia.

      Awal nulis biasanya sulit Fan, tapi setelah dua kalimat langsung ngalir kok. Ga usah pikirin kalimat baku dulu yang penting pesan yang ingin lo sampaikan bisa dipahami yang baca 🙂

      Selamat ngeblog gw follow yaaah nanti 😘

  2. nyonyasepatu says:

    Belon punya pengalaman hahhaa

  3. Dila says:

    Parah bgttt, kirain aku udah follow kamu di blog (dan perasaan emang udah deh). Pantes gak pernah nongol di blogs reader :”))))). Maapkeeen 😂

    1. ameliasusilo says:

      Haaahahaah.. Ga dimaafin kecuali dikirimin Gudeg 😋😋

      1. Dila says:

        Ampunnnnn 😂😂😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s